Selasa, 14 Februari 2012

Styling pada Microsoft Word 2010


Siang tadi ada mata kuliah Keamanan Sistem Informasi Lanjut yang diajarkan oleh pak Budi Rahardjo. Ada yang berbeda tentang materi yang disampaikan kali ini. Materi yang disampaikan berhubungan dengan penulisan artikel dan jurnal ilmiah, nah lhoo, apa hubungannya coba??
Ternyata ee ternyata...
Gak di kampusku (UIN Suska Riau), gak di ITB, ternyata permasalahannya sama, yaitu kurangnya pemahaman tentang bagaimana cara menulis karya ilmiah. Susah kah? Bisa jadi, tapi pastiya perlu latihan dan harus dibiasakan.
Yang menarik perhatian saya bukanlah tentang aturan-aturan penulisan artikel dan jurnal tersebut, melainkan pemanfaatan aplikasi word processor (pengolah kata) untuk menulis karya ilmiah. Apa itu? Styling.

Apa itu Word Processor?
Aplikasi word processor merupakan aplikasi yang berguna untuk membuat dokumen, baik dokumen resmi maupun tidak resmi. Salah satu contoh aplikasi ini yang paling populer adalah Microsoft Word yang pada saat tulisan ini dibuat memiliki versi terbaru yaitu versi 2010.

Styling??
Apa itu styling? Banyak pengguna Microsoft Word tidak pernah tahu tentang fitur styling. Fitur ini sudah ada pada versi 97 (klo aye gk salah). Namun fitur ini sangat jarang dibahas pada buku-buku tentang Microsoft Word (yang buatan Indonesia, dan yang sepanjang ane tau).
Styling merupakan cara untuk mengatur bentuk dan jenis teks sesuai dengan fungsi teks tersebut. Klo dijelaskan dengan kata-kata emang sering membingungkan, baiklah saya coba kasih contoh. Jika kita ingin menulis karya ilmiah, tentu isi artikel kita akan terurut dan terstruktur yang ditandai dengan adanya judul bab, sub bab, dan bagian-bagian lainnya. Dalam menulis sebuah artikel kita selalu diminta untuk menulis dengan aturan-aturan tertentu. Misalkan huruf yang digunakan Times New Roman ukuran 12, spasi 1,5. Untuk judul harus ditebalkan dengan ukuran 14. Nah, hal-hal semacam inilah yang bisa diselesaikan dengan styling. Sehingga jika suatu saat ada perubahan format tulisan, kita tinggal mengubah stylenya saja, maka semua teks kita akan otomatis berubah. Gimana? Sangat membantu kan?
Perhatikan gambar berikut ini.


  

Hal yang paling sering terjadi, pengguna word processor menggunakan fitur Numbering biasa untuk membuat hal demikian. Trus apakah itu salah? Secara fungsi dan penggunaan aplikasi yang benar, itu sangat salah. Tapi apakah itu pengaruh dengan hasil jadinya. Sudah pasti pengaruh dong.
Satu hal yang perlu kita tahu, jika kita menggunakan fitur yang benar pada aplikasi ini, akan ada kemudahan yang akan kita dapat.
Pada gambar di atas, kita bisa saja menggunakan fitu Numbering biasa, tapi sebaiknya anda menggunakan fitur yang lebih tepat, yaitu styling.


Styling berlaku untuk semua teks pada dokumen yang kita buat. Styling akan mengatur tampilan tulisan yang kita buat pada dokumen. Dan styling akan sangat memudahkan kita dalam mengelola kata dokumen kita. Jadi, styling merupakan hal penting dan harus digunakan jika kita ingin membuat dokumen pada aplikasi word processor.

Manfaat Styling
Manfaat styling pada aplikasi word processor adalah untuk memudahkan kita menyeragamkan bentuk dan jenis tulisan pada dokumen yang kita buat. Hal ini sangat penting kita ketahui terutama bagi pada peneliti yang rajin menulis karya ilmiah. Karena styling sifatnya mengatur format tulisan secara keseluruhan sehingga apabila ada perubahan aturan dalam format penulisan artikel, kita tidak perlu mengubah tulisan itu satu persatu, cukup ubah stylenya, maka semuanya akan ikut berubah.

Sedikit Tutorial menggunakan Styling pada Microsoft Word 2010
Tulis sebuah judul pada dokumen word anda, lalu blok, dan pilih style yang ingin anda gunakan, misalnya Heading 1, Heading 2, dan sebagainya. Buatlah beberapa judul dan sub judul lagi, lalu pilih style yang cocok.

Setelah selesai, coba pilih menu References, lalu pilih Table of Content, pilih salah satu model yang anda sukai, poooff...maka jadilah daftar isi. Daftar isi ini akan secara otomatis menentukan nomor halamannya. Mudahkan?
◄ Newer Post Older Post ►