Sabtu, 03 Maret 2012

Review Paper : A resource-based perspective on information technology and firm performance - a meta analysis


Penulis : Ting-Peng Liang, Jun-Jer You and Chih-Chung Liu

PENDAHULUAN
Purpose:
·         Menganalisa IT dan Organizational Resource terhadap Firm Performance menggunakan metode RBV (Resource Based View)

Yang dicari/ditemukan :
·         Model baru yang memediasi antara Organizational Resource dengan Firm Performance, yaitu Organizational Capabilities

Organizational Resource --> Organizational Capabilities --> Firm Performance

·         Bahwa, Technology Resource itu dapat meningkatkan efficiency performance, tapi tidak secara langsung meningkatkan financial performance.
·         Internal capabilities mempengaruhi performance
·         Eksternal capabilities mempengaruhi financial performance

PEMBAHASAN
Resource Based View (RBV)
·         Menyatakan bahwa Competitive Advantage (CA) ditentukan oleh key resource perusahaannya.
·         Adapun resource yg bisa menghasilkan keuntungan, antara lain :
o    Valuable (Bernilai Jual) : memungkinkan perusahaan memproyeksi atau mengimplementasi sebuah strategi untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas.
o    Rare : unik, tidak dimiliki oleh banyak pesaing.
o    Imperfectly imitable (sulit ditiru)
o    Non-substitutable (tidak mudah digantikan/replace)

·         Banyak peneliti melakukan penelitian tentang RBV yang melihat efek langsung penggunaan IT pada sebuah perusahaan, namun terdapat inkonsistensi hasil dari beberapa peneliti tersebut. Beberapa menyimpulkan bahwa IT memiliki efek langsung dalam peningkatan kinerja perusahaan (firm performance), beberapa menyimpulkan tidak. Ini menandakan bahwa, efek langsung terhadap penggunaan IT perlu ditinjau lagi.
·         Berangkat dari poin di atas, timbul ketertarikan dalam membahas efek tidak langsung dari penggunaan IT menggunakan elemen mediasi (yg berada di antara keduanya), yaitu organizational capabilities.

DIRECT-EFFECT MODEL
Hipotesa 1. IT resources are possitively associated with firm performance

Dengan menggunakan pendekatan DIRECT MODEL, efek terhadap peningkatan kinerja perusahaan (firm performance)  oleh IT tidak bisa diukur dengan pasti, sehingga perlu adanya sebuah mediasi yang memungkinkan IT untuk mempengaruhi mediasi tersebut dan mediasi tersebut dapat meningkatkan kinerja perusahaan (firm performance) secara nyata dan dapat diukur, komponen mediasi tersebut adalah Organizational Capabilities

Pendekatan inilah yang disebut pendekata INDIRECT MODEL

INDIRECT-EFFECT MODEL
Hipotesa 2. IT Resource are positively associated with firm's capabilities
Hipotesa 3. Firm's capabilities are positively associated with firm's performance



Screen clipping taken: 02/03/2012 23:26 dari paper ini

VARIABLE AND MEASUREMENT ITEMS
Berikut adalah tabel tentang variabel untuk masing-masing kontruktor

Kostruktor
Variabel
Measurement Items
Organizational Resource
Technology Resource


IT Investment
IT Investment
IT Budget, cost
IT Spend, expenditure, purchase

IT Infrastructure
IT Infrastructure
Number of PC (/worker ratio)
IT Readiness, dependence

IT Assets
IT Assets
IT Resource

Software, System Application
System Adoption

Organizational Resource


Knowledge Resource
IT Knowledge Assets
IT Labor Skill

Human Resource
Human Resource
Labor (Staff, employees)
Number of ratio
Staff Expenses
Labor Training

Financial Resource
Financial Resource
Organizational Capabilities
Internal Capabilities


Managing Internal Relationship
System integration, collaboration
Information (knowledge) sharing
IT, IS capability

IS Planning and changing management
IS experience, planning
IS productivity, performance
IS maturity
IS flexibility
Process impact, improve
IT Relatedness

External Capabilities


External Relationship
Customer or supply side capability
Relationship management, integration
Supplier responsiveness

Market Responsiveness
Customer, marketing responsiveness
Online performance
Firm Performance
Financial Performance


Financial Indicator
Financial, firm performance
ROI, ROA, ROS
Sale, Income, revenue growth

Profitable and Benefit
e-Business value, benefit
Profitable Business effect

Efficiency Performance


Cost Indicator
Operational (product) cost reduce
COGS/C, SGA/S

Productivity
Production manufacturing effectiveness
e-Business effectiveness

DISCUSSION AND CONCLUSION
·         Penggunaan RBV untuk melihat hubungan antara IT dan Kinerja Perusahaan pada berbagai penelitian tidak membuahkan kesimpulan jika tidak memasukkan Organizational Capabilities
·         Indirect-Effect model yang memasukkan Organizational Capabilities sebagai mediator dapat menjelaskan nilai IT terhadap Kinerja Perusahaan dengan lebih jelas.
·         Technology resource dapat mempengaruhi organizational capabilites secara signifikan. Berpengaruh terhadap internal dan external capabilities. Namun Organizational capabilities hanya dapat meningkatkan internal capabilities.
·         IT tidak bisa menghasilkan keuntungan secara langsung tanpa melengkapinya dengan fungsi bisnis lainnya seperti marketing dan SCM.

Implikasinya terhadap Manajerial
·         IT dapat meningkatkan Organizational Capabilities. IT resource mempengaruhi internal dan external capabilities. Sehingga manajer sebaiknya meningkatkan IT resource pada perusahaannya.
·         Internal Capabilities (IC) dapat meningkatkan kinerja organisasi (organizational performance), sehingga sangat penting untuk organizational efficiency. IC juga akan meningkatkan kolabirasi antar sesama karyawan. Sehingga manajer harus menggunakan IT untuk menciptakan lingkungan yang kooperatif (teamwork), karena akan meningkatkan efisiensi kerja (working efficiency).
·         Manajer harus fokus kepada bagaimana agar IT dapat menjadi organizational capabilities.
·         IT tidak berefek secara langsung (direct-effect) terhadap kinerja perusahaan, bukan berarti perusahaan tidak menginvestasi pada IT, karena IT akan meningkatkan Organizational capabilities dan akan kemudian akan meningkatkan kinerja perusahaan (firm performance).
·         Perusahaan harus mengidentifikasi cara untuk menciptakan kapabilitas daripada hanya sekedar investasi.
·         Jika ingin membuat investasi baru, perusahaan perlu menentukan sumber daya pelengkap (resource complementarity)  dan tetap fokus pada integrasi antar resource.

CONCLUSION
·         Paper ini berkontribusi dalam meningkatkan teori dan pemahaman empiris (dapat dibuktikan) tentang bagaimana IT resource mempengaruhi Firm Performance.
·         Model mediasi dapat menjelasan lebih baik nilai IT terhadap kinerja perusahaan dari pada model yang tidak menggunakan organizational capabilities.
·         Technology resource meningkatkan internal dan external capabilities yang kemudian akan mempengaruhi firm performance.
·         Penelitian ini menghasilkan arahan/rekomendasi untuk menginvestigasi dan mengelola IT resource untuk meningkatkan kinerja perusahaan. Manajer dapat berperan untuk meningkatkan kinerja perusahaan dengan cara mengarahkan IT resource ke organizational capabilities.



◄ Newer Post Older Post ►