Jumat, 15 Juni 2012

Sejarah R.A Kartini- Panggil Aku Kartini saja



Pada 1899, seorang perempuan pribumi menampik dipanggil Raden Ajeng. Sebagai putri
seorang bupati, sebenarnya ia berhak menerima penghormatan itu. Tapi setegasnya ia tolak. Di sebuah suratnya, perempuan itu menulis: ―Panggil Aku Kartini saja—itulah namaku!‖
Apa yang menarik dari kutipan di atas? Singkat saja: Kartini (diam-diam) sudah melakukan
pemberontakan atas nilai-nilai kebudayaan Jawa yang feodalistik...
Selengkapnya ownload ebook di bawah ini
◄ Newer Post Older Post ►